Skip to toolbar

Minggu lalu, saya berencana pergi ke Bangkok karena ada temen yang kebetulan dikirim training disana.  Lumayan, bisa nebeng hotel dan sekalian jalan-jalan bareng.  Tapiii, ketika saya mau beli tiket pake maskapai T*g*r, eh ditolak dengan alasan paspor saya sudah kurang dari 6 bulan masa berlakunya.  Wah, saya jadi kaget karena ternyata masalah paspor kurang dari 6 bulan ini sesignifikan itu *halah lieur.  Oiya, itu beli tiketnya hari Minggu untuk berangkat Sabtunya.  hehehe..lumayan mefet untuk bikin paspor baru karena Senin-Kamisnya saya ada training di luar kota dan imigrasi terdekat adalah imigrasi Tangerang dan Soekarno Hatta. Itupun kalo saya bisa kabur..hihihiii kepala pun mulai keliyengan.  Ok, saya berencana untuk naik maskapai lain yang ga perlu masukin masa berlaku paspor.

Sambil cek-cek harga tiket maskapai lainnya, saya browsing sana sini dong, dan hasilnya 70-30.  70persen menyatakan tetep bisa berangkat, dengan catatan nanti di imigrasi akan dikasih surat pernyataan yang isinya pihak maskapai dan pihak imigrasi tidak akan bertanggungjawab jika kita dipulangkan.  Padahal, menurut yang saya baca, justru di imigrasi negara kedatangan sama sekali ga mempersalahkan.  Tapi 30persen menyatakan ga bisa berangkat, karena maskapainya yang ga mau berangkatin kita.  Tanya sana sini, temen saya pernah ke UK dengan paspor kurang dari 6 bulan, disuruh tandatangan surat pernyataan, tapi di UK malah ga ditanya apa-apa.  Hmm..nimbang-nimbang, mikir-mikir, ada sedikit rasa penasaran di hati saya.  Kalo saya tetep beli tiket dan bisa lolos imigrasi, pasti jadi pengalaman yang berharga buat saya karena saya ngalamin sendiri.  Tapiiiii, rasanya kok ya nyari-nyari masalah ya..soalnya saya tau itu peraturannya ga boleh, dan sepertinya males ya memperjuangkan sesuatu yang kita udah tau bakal masalah.  Toh saya belum beli tiket juga, jadi apa yang mau diperjuangkan? hahahaha.  Akhirnya dengan berat hati, saya batal pergi dan mau ngurus paspor dulu.

Ini adalah paspor ketiga saya dengan kantor imigrasi ketiga juga yang saya kunjungin.  Paspor pertama saya dikeluarkan di Jakarta Barat, kedua di Depok, dan ketiga tadi di Jakarta Selatan.  Kesan saya, di imigrasi JakSel yang tempatnya paling nyaman untuk menunggu. hehehe..Saya mau share tahapan yang saya lalui dalam membuat paspor ini yaaa, kebetulan saya daftar online agar bisa lebih cepat antriannya.

Pertama, masuk ke situs imigrasi online, masukkan data-data dan masukkan foto dokumen, seperti KTP, paspor lama, Kartu Keluarga, dan Akte Lahir/Ijazah.  Setelah semuanya lengkap, kita akan dikirimkan email konfirmasi yang berisini nomer dan bukti untuk pembayaran di Bank BNI, jadi pas bayar, kita bawa lampiran email ini.  Setelah itu, dari BNI akan diberikan tanda bukti bayar dan kita bisa melanjutkan proses dengan mengklik (lanjut) pada email konfirmasi tadi.  Selanjutnya kita diminta mengisi kode bayar yang ada di slip dari BNI, lalu memilih waktu kedatangan kita ke imigrasi.  Beres deh, nanti email mengenai konfirmasi kedatangan akan dikirim lagi dan dibawa pada saat kedatangan.

Di imgrasi, akan diperiksa dokumen aslinya, sebelum diberikan nomer antrian.  Untuk pendaftar online, tidak perlu ngisi form lagi.  Jadi tinggal duduk manis nunggu nomernya dipanggil.  Oiya, selain dokumen asli, siapkan juga fotokopiannya ya.  Semuanya harus di-copy di kertas A4 (KTP, paspor tidak boleh dipotong).

Ketika nomer antrian dipanggil, kita akan difoto dan diberi tanda bukti untuk mengambil pasport baru 3 hari kemudian.  Ga ribet kan?

You might also enjoy:

4 Comments

  1. Maaf, kalo paspornya sudah telanjur habis masa berlakunya bagaimana ya? bisa tetap diperpanjang atau harus bikin baru ya? mohon pencerahannya

    1. Halo Mas,

      Paspor yang sudah habis masa berlaku ataupun seperti saya yang habisnya masih 6 bulan, semuanya harus bikin baru lagi Mas..karena memang sebenernya ga ada istilah “perpanjang paspor”.

      Terimakasih sudah mampir ke koperkuning ya Mas 😀

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *