New Delhi (2)

Hari terakhir di Delhiiii. Hari ini rencananya kami mau keliling-keliling tempat wisata di sini, seperti Qutub Minar, Hummayun Tomb dan Jama Masjid.  Seperti biasaaaa, kami mengandalkan auto rickshaw untuk perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya.  Ternyata, jarak dari tempat menginap kami ke Qutub Minar (pemberhentian pertama), cukup jauh sehingga harga yang diberikan pun cukup mahal, yaitu 250 rupee.  Karena mengejar waktu dan sepertinya lebih efektif, maka kamipun menyetujui harga tersebut.

Qutub Minar

How to Get here by Metro :  Qutub Minar Metro Station on Yellow Line, lanjut menggunakan auto rickshaw for 5 minutes.

 

Jama Masjid

Sayangnya, kami berkunjung kesini pada Jumat siang, sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam karena sedang dipakai Sholat Jumat.  Jalanan menuju ke mesjid seperti layaknya jalanan di Mesjid Sunda Kelapa kalo lagi Jumatan, penuh dengan orang jualaaaann.  Jadi kami hanya mengambil foto dari jauh, dan kembali ke rickshaw untuk diantar menuju Hummayun Tomb.  Oiya, di sebrang Jama Masjid ini ada Red Fort, benteng di Delhi, yang merupakan salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi.  Jadi tinggal nyebrang jalan, bisa sekalian.

How to get here by metro :  turun di Chawari Bazaar Metro Station, Yellow Line

 

Humayun’s Tomb

How to get here by metro : turun di Khan Market Stn or JLN Stadium Stn on the Violet Line, dilanjutkan dengan berjalan kaki atau naik auto rickshaw ke Humayun’s Tomb.

Kami tidak masuk ke dalam karena harga tiket yang lumayan mahal, yaitu 750 rupee, dan sepertinya terlihat hampir mirip dengan bangunan-bangunan yang ada di Qutub Minar.  Jadi kami cuma mengintip-ngintip dari gerbang dan mengambil beberapa foto.  Perjalanan pun kami lanjutkan menuju daerah Connaught Place untuk membeli oleh-oleh.

 

Janpath Market

Di tengah perjalanan menuju Connaught Place, kami melihat sekumpulan pedagang gelang yang sepertinya menjanjikan.  Kami pun meminta pengemudi rickshaw untuk menurunkan kami disitu.  ihiiiiyy..ketemu juga gelang-gelang India yang bewarna-warni itu.  Setelah puas membeli gelang, kami pun melanjutkan perjalanan ke sepanjang jalan tersebut, yang ternyata masih banyak sekali pedagang pashmina, bed cover, baju, celana, tas, dan kerajinan India lainnya.  Usut punya usut (ciyeeehh..), daerah tersebut dikenal dengan nama Janpath Market, yang merupakan kawasan belanja terkenal di Delhi.  Jadi, kalau mau cari oleh-oleh, kesitu ajaaa..Palu Gada!! trus harganya juga cukup terjangkau, dan kita harus tega menawar.

Puas belanja-belanja, kami bergegas menuju penginapan untuk mengambil barang-barang dan meneruskan perjalanan ke New Delhi Railway Station.  Ya, kami akan berangkat kembali ke Kolkata menggunakan kereta yang berangkat pukul 20.05.  Tiket kereta sudah kami pesan lewat www.cleartrip.com. Selain itu bisa juga menggunakan www.makemytrip.com dan www.irctc.co.in.  Namun, cleartrip lebih tourist friendly karena menerima kertu kredit berjenis visa dan mastercard.

Sedikit catatan untuk pendatang yang akan membeli tiket kereta, prosedurnya cukup membingungkan.  Setelah mendaftar, kita akan dikirimkan Email OTP dan Mobile OTP.  Untuk email OTP, tidak ada masalah, mereka akan langsung mengirimkan melalui email kita.  Namun untuk mobile OTP, karena nomer HP yang kita masukkan pada saat mendaftar adalah nomer HP Indonesia, maka sms mobile OTP tsb. tidak akan kita terima.  Lalu bagaimana caranya?  Kita diharuskan untuk meminta mobile OTP ke care@irctc.co.in dengan melampirkan scan bagian depan pasport dan username yang telah terdaftar.  Biasanya keesokan harinya, pihak irctc akan membalas dengan memberitahukan mobile OTP tersebut dan proses pemesanan tiket pun bisa dilakukan.

Tepat pukul 19.00, kami sudah ada di ruang tunggu New Delhi Railway Station dan bersiap untuk melakukan perjalanan selama 16 jam di kereta menuju Kolkata.  Oiya, di setiap gerbong kereta, akan tertempel kertas yang bertuliskan nama-nama penumpang gerbong tersebut lengkap dengan nomer tempat duduknya.  Jadi jika nama Anda tidak tertulis disitu, maka mungkin Anda seharusnya ada di gerbong lain.  Nomer tempat duduk di kertas ini bisa jadi tidak sesuai dengan nomer tempat duduk di tiket, jadi jangan lupa untuk memeriksa kembali sebelum naik ke gerbong.

Akhirnya, kereta berangkat tepat waktu, dan setelah makan malam disediakan, kami pun siap naik ke tempat tidur dan beristirahat.  Kami tidak menyia-nyiakan waktu untuk istirahat di kereta, karena sesampainya di Kolkata, kami akan melanjutkan perjalanan pulang ke Kualalumpur, lalu Jakarta.

Selesailah sudah perjalanan ke India kali ini.  Kami pulang dengan keadaan capek dan bokek, tapi puaaasss dan lebih bersykur lagi dalam menjalani hidup *sedaaappp*.  Mudah-mudahan bisa ke sana lagi yaaa..see you India!